Turin - Juventus sukses membuat juara bertahan Chelsea kocar-kacir dimatchday 5 Liga Champions. Penampilan 'Si Nyonya Tua' yang dominan dan ofensif inilah yang merupakan jati diri mereka.
Juve memang tampil sangat trengginas di Juventus Stadium, Rabu (21/11/2012) dinihari WIB. Bianconeri terus menyerang hampir sepanjang pertandingan dan memaksa The Blues lebih banyak berkutat di wilayahnya sendiri.
Meski
lawannya menaruh banyak pemain di kotak penaltinya sendiri, Juve tetap
mampu membongkarnya dan mencetak tiga gol lewat Fabio Quagliarella,
Arturo Vidal, dan Sebastian Giovinco.
"Malam ini kami mendominasi
juara bertahan Eropa, jadi kami membuktikan bahwa kami kompetitif dan
sekarang akan menuju Donetsk. Kami sangat tidak dibangun untuk sekadar
bertahan, jadi kami akan pergi ke sana untuk mencari kemenangan," seru
bek Juve, Leonardo Bonucci, di Football Italia.
"Kalau
kami cuma bertahan dan menunggu, maka kami bukan Juventus. Kami sudah
membuktikan dalam waktu 18 bulan terakhir bahwa karakteristik kami
adalah menyerang, menekan mereka di wilayahnya sendiri dan merebut
kembali bola untuk ganti menekan. Kami tak bisa melakukan itu kalau kami
tidak agresif," jelasnya.
"Kami semua tahu bahwa kami harus
memberikan lebih dari 100 persen dari diri kami untuk mengalahkan juara
Eropa. Kami harus memperjuangkan setiap bola dan bekerja sampai tetes
keringat yang terakhir. Itulah Juventus," kata Bonucci.
Kemenangan
ini mengangkat Juve ke urutan kedua klasemen sementara Grup E dengan
sembilan poin dari lima laga. Untuk lolos ke babak 16 besar, mereka cuma
butuh hasil seri di laga terakhir melawan Shakhtar Donetsk.
sumber

Tidak ada komentar:
Posting Komentar